Cara kerja dan Karakteristik Sensor Ultrasonic HC SR04
Apa itu sensor ultrasonic ? Sensor
jenis ini adalah modul elektronik yang mendeteksi sebuah objek menggunakan suara. Sensor
ultrasonic terdiri dari sebuah transmitter (Pemancar) dan sebuah receiver (penerima).
Transmitter berfungsi untuk memancarkan sebuah gelombang suara kearah depan. Jika
ada sebuah objek didepan transmitter maka sinyal tersebut akan memantul kembali
ke Receiver.
Fungsi sensor ultrasonic adalah mendeteksi benda atau objek di
hadapan sensor. Penerapannya banyak dipakai pada robot pemadam api dan robot
obstacle lainnya. Salah satu sensor yang paling sering digunakan adalah sensor ultrasonic tipe HC SR04.
HC-SR04 memiliki 2 komponen utama sebagai penyusunnya yaitu ultrasonic transmitter dan ultrasonic receiver. Fungsi dari ultrasonic transmitter adalah memancarkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi 40 KHz kemudian ultrasonic receiver menangkap hasil pantulan gelombang ultrasonik yang mengenai suatu objek.
Cara Kerja Sensor HC SR04
awali dengan memberikan pulsa Low (0) ketika modul mulai dioperasikan, kemudian berikan pulsa High (1) pada trigger selama 10 μs sehingga modul mulai memancarkan 8 gelombang kotak dengan frekuensi 40 KHz, tunggu hingga transisi naik terjadi pada output dan mulai perhitungan waktu hingga transisi turun terjadi, setelah itu gunakan Persamaan 2.1 untuk mengukur jarak antara sensor dengan objek. Timing diagram pengoperasian sensor ultrasonik HC-SR04 diperlihatkan pada Gambar berikut :
Penerapan Sensor Ultrasonic HC SR04
Sensor HC SR04 banyak digunakan pada Project Arduino maupun seperti pada robot jenis obstacle atau robot pemadam api. Selain itu dapat juga diterapkan pada kendaraan untuk mencegah tabrakan dan sebagai radar sederhana. Harga sensor HC SR04 juga sangat murah, antara 15.000 sampai 30.000 saja.
Baca juga : Cara menghitung resistor untuk lampu led
| Sensor Ultrasonic HC SR04 |
HC-SR04 merupakan sensor ultrasonik yang dapat
digunakan untuk mengukur jarak antara penghalang dan sensor. Sensor ini mirip dengan sensor PING namun berbeda dalam jumlah pin serta spesifikasinya. Konfigurasi pin
dan tampilan sensor HC-SR04 diperlihatkan pada Gambar dibawah ini :
![]() |
| Pin pada sensor HC SR04 |
Fungsi Pin-pin HC-SR04
- VCC = 5V Power Supply. Pin sumber tegangan positif sensor.
- Trig = Trigger/Penyulut. Pin ini yang digunakan untuk membangkitkan sinyal ultrasonik.
- Echo = Receive/Indikator. Pin ini yang digunakan untuk mendeteksi sinyal pantulan ultrasonik.
- GND = Ground/0V Power Supply. Pin sumber tegangan negatif sensor.
HC-SR04 memiliki 2 komponen utama sebagai penyusunnya yaitu ultrasonic transmitter dan ultrasonic receiver. Fungsi dari ultrasonic transmitter adalah memancarkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi 40 KHz kemudian ultrasonic receiver menangkap hasil pantulan gelombang ultrasonik yang mengenai suatu objek.
Waktu
tempuh gelombang ultrasonik dari pemancar hingga sampai ke penerima sebanding
dengan 2 kali jarak antara sensor dan bidang pantul seperti yang diperlihatkan
pada Gambar dibawah ini :
Prinsip pengukuran jarak
menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 adalah, ketika pulsa trigger diberikan
pada sensor, transmitter akan mulai memancarkan gelombang ultrasonik, pada saat yang sama sensor akan
menghasilkan output TTL transisi naik menandakan sensor mulai menghitung waktu
pengukuran, setelah receiver menerima
pantulan yang dihasilkan oleh suatu objek maka pengukuran waktu akan
dihentikan dengan menghasilkan output TTL transisi turun.
Jika waktu pengukuran
adalah t dan kecepatan suara adalah 340 m/s, maka jarak antara sensor dengan
objek dapat dihitung dengan menggunakan Persamaan dibawah ini :
Pemilihan HC-SR04 sebagai sensor
jarak yang akan digunakan pada penelitian ini karena memiliki fitur sebagai
berikut; kinerja yang stabil, pengukuran jarak yang akurat dengan ketelitian
0,3 cm, pengukuran maksimum dapat mencapai 4 meter dengan jarak minimum 2 cm,
ukuran yang ringkas dan dapat beroperasi pada level tegangan TTL Prinsip
pengoperasian sensor ultrasonik HC-SR04 adalah sebagai berikut ;
awali dengan memberikan pulsa Low (0) ketika modul mulai dioperasikan, kemudian berikan pulsa High (1) pada trigger selama 10 μs sehingga modul mulai memancarkan 8 gelombang kotak dengan frekuensi 40 KHz, tunggu hingga transisi naik terjadi pada output dan mulai perhitungan waktu hingga transisi turun terjadi, setelah itu gunakan Persamaan 2.1 untuk mengukur jarak antara sensor dengan objek. Timing diagram pengoperasian sensor ultrasonik HC-SR04 diperlihatkan pada Gambar berikut :
Baca juga : Cara menghitung resistor untuk lampu led




