Rangkaian Seri Paralel Speaker
Speaker adalah sebuah perangkat keras yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi suara, atau bunyi. Sinyal listrik yang dimaksud adalah sinyal dengan frekuensi tertentu, sehingga dapat menggerakkan membrane speaker yang akan menyebabkan vibrasi, sehingga menghasilkan suara.
Membrane pada speaker bergerak karena speaker memiliki coil yang Ketika dialiri arus listrik, akan berubah menjadi medan magnet. Medan magnet ini akan berinteraksi dengan magnet permanen pada speaker, sehingga menyebabkan vibrasi tersebut.
Jenis jenis speaker yang biasa kita jumpai diantaranya adalah woofer, Sub woofer, mid range, twitter , dan full range. Masing masing speaker ini memiliki parameter utama yang disebut impedansi dengan simbol Z. Impedansi ini mirip dengan resistansi sehingga satuannya adalah ohm (Ω).
| Jenis-jenis speaker |
Rangkaian Seri Speaker
Pada rangkaian speaker seri, impedansi totalnya adalah penjumlahan dari total masing-masing impedansi speaker. Sebagai contoh, 2 buah speaker dengan Impedansi 4 ohm dirangkai seri, maka impedansinya adalah :
- 4 + 2 = 8Ω.
Atau, 3 buah speaker 6 ohm dirangkai seri, maka impedansinya adalah
- 6 x 3 = 18 Ω.
| Rangkaian seri speaker |
Rangkaian Paralel Speaker
Pada rangkaian speaker yang dirangkai paralel impedansi totalnya adalah jumlah pembagian dari semua rangkaian paralel speaker.
Sebagai contoh, 2 buah speaker 4 ohm dirangkai paralel, maka impedansi totalnya adalah
- 4 : 2 = 2Ω.
Contoh lain, 4 buah speaker 16 ohm dirangkai paralel, maka impedansi totalnya adalah
- 16 : 4 = 4Ω.
| Rangkaian paralel speaker |
Misalnya saja, amplifier dengan spesifikasi 100 watt dan 8 ohm, maka anda dapat menggunakan 1 speaker impedansi 8 ohm, atau 2 speaker 16 ohm yang diparallel, maupun 2 speaker 4 ohm yang diseri.
Karena, masing masing memiliki impedansi total yang sama, yakni 8 ohm.
Tonton versi videonya disini :
